Thursday, July 9, 2009

Lindungan Allah Untuk Tujuh Golongan Manusia....

Tujuh macam naungan (perlindungan) yagn akan di berikan oleh Allah kepada mereka (tujuh golongan manusia) pada hari kiamat yang tidak ada naungan lain kecuali dengan naungan Allah :
  1. Untuk seorang Imam (pemimpin yang adil)
  2. Seorang pemuda yang beribadah kepada Allah Swt.
  3. Seorang yang hatinya terikat dengan masjid.
  4. Dua orang (laki-laki) yang saling mencintai karena Allah, bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah.
  5. Rasulullah bersabda : "Seorang laki-laki telah mengunjungi saudaranya (sahabatnya) di suatu desa. Maka Allah menurunkan seorang malaikat dalam tempat perjalanan orang itu, lalu malaikat itu berkata : “Anda mau kemana?” Orang itu lalu menjawab : “Saya akan menemui saudaraku di desa itu” Lalu malaikat itu mengatakan :” Apakah anda mempunyai kepentingan yang menarik terhadap dia?”, Orang itu lalu menjawab : “Tidak ada, kecuali aku ini mencitainya karena Allah”. Malaikat itu lalu mengatakan “Sesungguhnya saya ini utusan Allah padamu, bahwasanya Allah itu menyukai anda sebagaimana anda yang menyukai dia (saudara atau sahabatnya)..." (HR. BUkhori – Muslim)
  6. Seorang laki-laki yang di panggil oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan (bangsawan) lagi cantik (untuk di ajak bermaksiat) lalu dia menjawab : "Sesungguhnya aku ini takut (taat) pada Allah.
  7. Seorang yang sedekah dengan disembunyikan (dirahasiakan) hingga tidaklah mengetahui pihak yang kiri terhadap apa yang telah disedekahkan oleh pihak yang kanan.
  8. Seseorang yang ingat (berzikir kepada Allah SWT. dalam keadaan sembunyi (menyendiri) dengan kedua belah matanya meneteskan air mata (sebagao akibat rasa taat dan takut kepada Allah)
(HR. Bukhori - Muslim)

Semoga pemimpin yang telah kita pilih (8 Juli 2009) adalah pemimpin yang adil yang termasuk dari salah satu golongan yang di lindungi Allah.....

3 komentar:

Lowongan Pns on July 14, 2009 at 5:10 PM said...

Salam Alaikum....

Anonymous said...

no 4 maksudnya apa?

tanztj on July 15, 2009 at 11:13 AM said...

Wa alaikum salam...
No 4 maksudnya : dalam persaudaraan / persahabatan / pertemanan, semuanya didasarkan semata-mata karena Allah. Bukan untuk maksud lain seperti mencari untung atau yang lainnya.

Rasulullah bersabda : "Seorang laki-laki telah mengunjungi saudaranya (sahabatnya) di suatu desa. Maka Allah menurunkan seorang malaikat dalam tempat perjalanan orang itu, lalu malaikat itu berkata : “Anda mau kemana?” Orang itu lalu menjawab : “Saya akan menemui saudaraku di desa itu” Lalu malaikat itu mengatakan :” Apakah anda mempunyai kepentingan yang menarik terhadap dia?”, Orang itu lalu menjawab : “Tidak ada, kecuali aku ini mencitainya karena Allah”. Malaikat itu lalu mengatakan “Sesungguhnya saya ini utusan Allah padamu, bahwasanya Allah itu menyukai anda sebagaimana anda yang menyukai dia (saudara atau sahabatnya)..." (HR. BUkhori – Muslim)

 

Tanztj's Weblog